Pengertian Supremasi Hukum

By On Friday, December 27th, 2013 Categories : Hukum
advertisement

Sebuah negara yang menginginkan ketertiban, keamanan, dan keadaan yang nyaman, maka diperlukan sebuah hukum atau aturan yang berlaku. Jika suatu kawasan tidak ada hukum dan aturan yang berlaku, maka dapat dibayangkan apa yang akan terjadi di kawasan tersebut! Artikel berikut ini akan membahas tentang arti supremasi hukum secara terminologi atau bahasa. Selamat menyimak!

pengertian supremasi hukum 300x200 Pengertian Supremasi Hukum

Image By http://www.falmouthinstitute.com/

Pengertian supremasi hukum secara bahasa adalah penggabungan 2 buah kata, yaitu supremasi yang berarti berada pada peringkat tertinggi dan tingkatan tertinggi, atau kekuasaan tertinggi. Sedangkan hukum adalah peraturan, aturan perundang undangan, dan norma yang wajib untuk ditaati. Dari penjelasan arti secara bahasa atas dua kata yang digabung tersebut, maka memberikan sebuah kesimpulan bahwa supremasi hukum secara bahasa adalah “sebuah upaya yang dilakukan agar bisa menempatkan serta memposisikan hukum sebagai kekuasaan tertinggi yang dapat melindungi berbagai elemen masyarakat, dan terhindar dari berbagai intervensi dari pihak manapun, termasuk dari penyelenggara negara.” (Soetandyo Wignjosoebroto).

Selain pendapat di atas tentang definisi supremasi hukum, masih banyak lagi pendapat lain yang menjelaskannya, seperti beberapa pendapat Abdul Manan berikut ini yang mengemukakan bahwa supremasi hukum adalah kiat atau upaya yang dilakukan untuk menegakkan dan memposisikan hukum pada tempat tertinggi daripada segalanya. Hukum dijadikan panglima atau komandan yang melindungi stabilitas sosial dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Banyak lagi pendapat lain tentang supremasi hukum ini, namun secara garis besar artinya adalah sebagai upaya menjadi hukum sebagai tingkatan paling tinggi dan paling agung dalam menentukan sebuah kasus atau kejadian.

Negara Indonesia sebetulnya menegakkan sistem supremasi hukum, dibuktikan dengan adanya pengadilan dan mahkamah agung yang memberikan keputusan atas sebuah kasus dan kejadian yang terjadi di Indonesia. Namun pada prakteknya, supremasi hukum di Indonesia mendapatkan banyak noda dan noktah yang membuat statusnya menjadi kurang dipercaya. Banyak orang meragukan keputusan hukum yang dihasilkan karena para advokat ataupun hakim yang bersangkutan lebih mengagungkan uang dibandingkan dengan kejujuran, kebenaran dan kehormatan.

Jadi, yang lebih cocok untuk negara Indonesia adalah sebuah penegakkan supremasi uang daripada supremasi hukum, karena banyak orang yang sudah mulai melupakan tentang pengertian supremasi hukum. Miris sekali bukan hukum di negara kita ini?

advertisement